Telekomunikasi

Telkom Solution Perkuat Ekosistem Keuangan Digital di FEKDI x IFSE 2026

42
×

Telkom Solution Perkuat Ekosistem Keuangan Digital di FEKDI x IFSE 2026

Sebarkan artikel ini
Booth Telkom Solution dalam ajang FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta International Convention Center
Telkom Solution berpartisipasi dalam FEKDI x IFSE 2026 untuk memperkuat ekosistem keuangan digital nasional.

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui umbrella brand Telkom Solution memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional. Langkah ini direalisasikan melalui partisipasi aktif perusahaan dalam ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) & Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center.

Dalam perhelatan tersebut, Telkom berkolaborasi dengan Danantara Indonesia untuk menghadirkan solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) bagi sektor keuangan. Sinergi ini difokuskan pada penguatan kapabilitas digital yang mencakup konektivitas, cloud, data center, hingga keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI).

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menyatakan bahwa pemerataan sistem keuangan digital memerlukan fondasi teknologi yang terintegrasi secara end-to-end. Infrastruktur yang kuat dinilai krusial untuk menghubungkan seluruh elemen dalam ekosistem keuangan agar lebih inklusif dan aman.

Telkom Solution menyediakan portofolio layanan B2B ICT yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi operasional bagi industri perbankan. Teknologi ini juga mendukung pengalaman nasabah yang lebih baik melalui fitur electronic Know Your Customer (e-KYC) dan sistem pembayaran QRIS yang aman.

Selain perbankan, layanan ini juga menyasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR), koperasi, hingga perusahaan multifinance. Pemanfaatan infrastruktur cloud dan data center milik TelkomGroup memungkinkan institusi keuangan untuk mengoptimalkan investasi teknologi sekaligus meningkatkan skalabilitas layanan sesuai kebutuhan bisnis.

Integrasi teknologi yang ditawarkan Telkom juga mencakup dukungan bagi regulator dalam memonitor dan mengawasi jalannya sistem keuangan. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, penyelenggara layanan keuangan dapat memenuhi aspek kepatuhan dengan lebih efisien serta memperkuat mitigasi terhadap potensi fraud.

Sinergi antara Telkom dan Danantara ini mengusung semangat “Where Digital Sovereignty Meets Financial Strength“. Fokus utamanya adalah membangun ekosistem ekonomi digital yang mandiri, aman, dan memiliki daya saing tinggi di level nasional maupun regional.

Di sisi lain, langkah strategis Telkom berlangsung di tengah tantangan kinerja investasi anak usahanya, Telkomsel. Hingga Selasa (29/9/2026), Telkomsel mencatatkan floating loss sebesar 86,3% pada investasi sahamnya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dengan nilai kerugian mencapai Rp 5,53 triliun.

Terlepas dari dinamika pasar tersebut, Telkom menegaskan akan terus mengembangkan portofolio digitalnya sebagai mitra transformasi utama bagi sektor keuangan. Perusahaan berencana untuk terus menghadirkan solusi yang memberikan nilai tambah bagi seluruh ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

Melalui pendekatan berkelanjutan, Telkom tidak hanya fokus pada penyediaan infrastruktur teknologi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Inisiatif ini selaras dengan program keberlanjutan perusahaan lainnya, seperti pembangunan ekosistem konservasi berbasis pemberdayaan masyarakat yang saat ini tengah dijalankan di wilayah Klangon.