Telekomunikasi

Telkom Resmi Borong 100 Persen Saham Telkom Data Ekosistem

32
×

Telkom Resmi Borong 100 Persen Saham Telkom Data Ekosistem

Sebarkan artikel ini
Logo PT Telkom Indonesia dengan latar belakang pusat data modern sebagai simbol penguatan infrastruktur digital.
PT Telkom Indonesia resmi mengakuisisi 100 persen saham PT Telkom Data Ekosistem untuk memperkuat infrastruktur data center nasional.

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi menguasai 100% saham PT Telkom Data Ekosistem (TDE) setelah merampungkan akuisisi seluruh porsi kepemilikan saham milik anak usahanya, PT Sigma Cipta Caraka atau Telkomsigma. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat kendali perseroan atas infrastruktur data center nasional.

Transaksi pengambilalihan tersebut dieksekusi pada 17 September 2026. Telkom membeli 1.445.020 saham Seri A dan 2.015.637.361.776 saham Seri B yang sebelumnya dikuasai oleh Telkomsigma.

Secara total, jumlah saham yang dibeli mencakup 19,19% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh di TDE. Dengan selesainya proses ini, Telkom kini memiliki kendali penuh atas 10.504.517.594.408 saham TDE.

Manajemen Telkom menyatakan bahwa aksi korporasi ini bertujuan untuk mendukung program Unlock Data Center Co melalui kemitraan strategis. Selain itu, langkah ini merupakan bagian dari program streamlining atau penyederhanaan struktur bisnis di internal Telkom Group.

Sebelumnya, kepemilikan saham di TDE masih terbagi antara Telkom sebagai induk dan Telkomsigma sebagai entitas anak. Melalui transaksi ini, struktur kepemilikan TDE menjadi lebih ringkas dengan menempatkan Telkom sebagai pemegang saham tunggal secara langsung.

Perseroan menegaskan bahwa transaksi ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan. Hal ini terjadi karena transaksi dilakukan antar entitas dalam satu grup usaha atau bersifat internal.

Meskipun dikategorikan sebagai informasi atau fakta material serta transaksi afiliasi, Telkom memastikan tidak terdapat benturan kepentingan dalam proses tersebut. Perseroan juga berkomitmen untuk memenuhi seluruh kewajiban dan ketentuan regulasi yang berlaku sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penguatan kendali atas TDE menjadi bagian dari upaya Telkom dalam merespons tingginya kebutuhan ekosistem digital di Indonesia. Fokus pada bisnis data center diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama kinerja keuangan perusahaan hingga akhir tahun 2026.

Langkah ini sejalan dengan agenda besar Telkom dalam memperkuat posisi di pasar cloud dan data center regional. Telkom terus menjajaki strategic partner untuk mempercepat pengembangan pusat data yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Pengembangan ekosistem data center Telkom juga mendapat perhatian luas dalam ajang Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Konferensi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi ekosistem digital di kawasan Asia Pasifik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

Selain data center, Telkom sebelumnya juga telah mengambil langkah serupa dengan mengakuisisi 100% saham PT Digital Aplikasi Solusi (Digiserve). Strategi konsolidasi aset ini mencerminkan ambisi Telkom untuk mendominasi lanskap infrastruktur digital nasional.