Telekomunikasi

Surge WIFI Targetkan 9.800 Site FWA demi Akselerasi Monetisasi 2027

14
×

Surge WIFI Targetkan 9.800 Site FWA demi Akselerasi Monetisasi 2027

Sebarkan artikel ini
Direktur Solusi Sinergi Digital Shannedy Ong saat menjelaskan strategi ekspansi jaringan FWA perusahaan.
Direktur Solusi Sinergi Digital Shannedy Ong memaparkan target ambisius perusahaan dalam memperluas layanan fixed wireless access hingga 2027.

JAKARTA – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), atau yang dikenal sebagai Surge, menetapkan target ambisius untuk mengoperasikan sekitar 9.800 site layanan fixed wireless access (FWA) pada tahun 2027. Ekspansi masif ini menjadi strategi utama perseroan guna memperluas jangkauan layanan sekaligus mempercepat akuisisi basis pelanggan baru di berbagai wilayah.

Direktur Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, menyatakan bahwa tahun 2026 merupakan titik balik penting bagi perusahaan. Perseroan kini telah memasuki fase monetisasi dari seluruh investasi jaringan yang telah dikerahkan sejak akhir tahun 2025.

Hasil dari investasi tersebut mulai memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan pada semester I-2026. Ke depan, Surge berkomitmen untuk terus meningkatkan skala bisnis sembari menjaga efisiensi operasional.

Dalam paparan publik secara daring pada Senin (7/9/2026), Shannedy menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi inflection point bagi perusahaan. Fokus utama saat ini bukan lagi sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan optimalisasi pendapatan dari aset yang telah terbangun.

Target 9.800 site pada 2027 mencerminkan penambahan sekitar 4.000 site baru dari target tahun 2026 yang dipatok sebanyak 5.500 site. Teknologi FWA dipilih karena memiliki keunggulan dalam kecepatan penyebaran dibandingkan infrastruktur kabel konvensional.

Selain memperkuat jaringan FWA, Surge tetap menjalankan pengembangan jaringan fiber-to-the-home (FTTH) secara paralel. Pada tahun 2026, perseroan menargetkan pembangunan sekitar 3,5 juta home pass sebagai fondasi layanan broadband.

Untuk mencapai target akuisisi 3 juta pelanggan FWA pada 2026, Surge mengoptimalkan jaringan penjualan melalui skema Rumah Sahabat IRA. Program ini telah berhasil mencatatkan lebih dari 9.000 rumah sebagai titik distribusi.

Perseroan juga menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra yang memiliki basis pelanggan besar, termasuk lembaga pembiayaan mikro. Langkah ini bertujuan untuk memperluas kanal distribusi dan mempercepat proses akuisisi pelanggan secara organik.

Terkait profitabilitas, manajemen optimistis dapat mempertahankan EBITDA margin di kisaran 50% hingga 60% dalam beberapa tahun ke depan. Margin pada semester I-2026 tercatat berada di atas 60%, didukung oleh efisiensi organisasi dan penyesuaian model bisnis.

Manajemen meyakini bahwa efisiensi yang diterapkan sejak tahap perencanaan hingga operasional mampu mengimbangi kebutuhan belanja modal (capex). Dana investasi akan terus dialokasikan untuk mendukung pertumbuhan bisnis FWA dan FTTH yang agresif.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Surge juga mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi. Penggunaan agentic AI kini mencakup pemantauan jaringan, manajemen insiden, hingga layanan pelanggan melalui chatbot.

Penerapan teknologi AI ini diproyeksikan menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi biaya. Hal ini dilakukan agar perusahaan tetap kompetitif saat cakupan jaringan dan jumlah pelanggan terus meningkat pesat hingga tahun 2027.