Bursa Saham

Daftar Saham yang Banyak Diborong Asing Saat IHSG Terkoreksi Hari Ini

42
×

Daftar Saham yang Banyak Diborong Asing Saat IHSG Terkoreksi Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar monitor yang menunjukkan grafik penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
IHSG kembali ditutup melemah 0,42% ke level 6.121,70 pada perdagangan Selasa (29/9/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Indeks tercatat melemah 0,42% ke level 6.121,70.

Penurunan ini menandai koreksi IHSG selama empat hari perdagangan berturut-turut. Tekanan pasar masih didominasi oleh sentimen negatif dari aksi jual investor asing.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, IHSG bergerak di area negatif dengan rentang pergerakan antara level terendah 6.013 hingga level tertinggi 6.150. Aktivitas pasar terpantau aktif dengan volume perdagangan mencapai 38,33 miliar saham.

Total nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 13,23 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 373 saham berhasil menguat, sementara 303 saham lainnya melemah dan 118 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell jumbo senilai Rp 777,18 miliar di seluruh pasar. Aksi jual ini menjadi beban utama yang menekan performa indeks sejak pembukaan hingga penutupan pasar.

Tren pelemahan ini melengkapi tekanan pada pasar modal dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, pada Kamis (24/9/2026), pasar juga sempat tertekan hebat dengan net sell asing mencapai Rp 1,49 triliun yang membuat IHSG anjlok 1,20%.

Meski indeks secara keseluruhan berada dalam tekanan, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham pilihan. Saham perbankan dan sektor energi tampak mendominasi daftar beli bersih asing hari ini.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham yang paling banyak diborong asing dengan nilai pembelian bersih sebesar Rp 58,6 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai Rp 38,18 miliar.

Selanjutnya, investor asing juga mengoleksi PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp 26,26 miliar. Diikuti oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dengan nilai Rp 25,89 miliar dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp 25,87 miliar.

Daftar saham yang dibeli asing lainnya mencakup PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp 23,3 miliar. Selain itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan nilai beli bersih Rp 20,74 miliar.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga masuk dalam daftar dengan nilai Rp 19,1 miliar. Investor asing turut mengakumulasi PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar Rp 17,99 miliar dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp 15,38 miliar.

Kondisi pasar yang masih labil ini mencerminkan kehati-hatian investor dalam menyikapi dinamika ekonomi akhir September 2026. Fokus pelaku pasar kini beralih pada proyeksi pergerakan indeks untuk perdagangan Rabu (30/9/2026).