PerbankanPeristiwa

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyebar Pagi Ini

59
×

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyebar Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Foto: Internet

SUMBAR BISNIS-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi mengenai sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 hingga pukul 07.00 WIB, terdeteksi dua klaster sebaran abu vulkanik.

Sebaran pertama berada dari permukaan hingga ketinggian 15.000 kaki dan bergerak ke arah tenggara hingga barat laut. Wilayah yang terdampak meliputi Banten, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, serta sejumlah perairan Samudra Hindia.

Sementara itu, sebaran kedua terpantau hingga ketinggian 50.000 kaki dan bergerak ke arah barat daya hingga barat. Abu vulkanik menyebar menuju Samudra Hindia di sebelah barat dan barat daya Bengkulu, Lampung, serta Banten sehingga menjauhi wilayah Indonesia.

Data tersebut diperoleh dari informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9. Pada peta pemantauan, area sebaran abu vulkanik ditunjukkan dengan garis dan poligon berwarna kuning.

Abu Vulkanik Masih Terasa

Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (5/9/2026) dini hari masih dirasakan di beberapa daerah. Di Bogor, debu masih terlihat di lantai rumah pada Senin pagi.

Untuk mengurangi dampak abu vulkanik, sejumlah daerah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran daring. Kebijakan tersebut diterapkan di Lampung, Jakarta, Banten, Depok, dan Bogor selama dua hari sambil memantau perkembangan sebaran abu vulkanik.