Bursa Saham

IHSG Melemah Tipis ke 6.685, Cek Daftar Saham Top Losers LQ45

65
×

IHSG Melemah Tipis ke 6.685, Cek Daftar Saham Top Losers LQ45

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan pergerakan IHSG yang melemah tipis ke level 6.685.
IHSG dibuka melemah tipis ke level 6.685 pada sesi perdagangan Rabu (9/9/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali sesi perdagangan Rabu (9/9/2026) dengan tekanan jual setelah sempat mencatatkan penguatan signifikan pada hari sebelumnya. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, indeks terpantau melemah tipis 0,01 persen ke level 6.685,49 pada pukul 09.03 WIB.

Pelemahan indeks pada pembukaan perdagangan pagi ini dipicu oleh koreksi pada sejumlah sektor saham utama. Sektor yang mengalami tekanan jual paling signifikan meliputi IDX Kesehatan, IDX Konsumer Primer, IDX Teknologi, serta IDX Barang Konsumer Non-Primer.

Sentimen negatif dari sektor-sektor tersebut membatasi ruang gerak IHSG yang sempat mencoba menguat di menit-menit awal pembukaan. Meskipun indeks tertekan, aktivitas perdagangan terpantau cukup aktif dengan total volume mencapai 2,3 miliar saham.

Nilai transaksi harian yang tercatat di pasar modal hingga pukul 09.03 WIB telah mencapai Rp 959,07 miliar. Partisipasi investor pada sesi pagi ini menunjukkan dinamika yang cukup berimbang antara saham yang mengalami koreksi dan penguatan.

Data perdagangan menunjukkan sebanyak 181 saham berada di zona merah atau mengalami pelemahan. Sementara itu, terdapat 296 saham yang berhasil mencatatkan penguatan, dan 233 saham lainnya bergerak stagnan.

Pada kelompok saham unggulan LQ45, tekanan jual tampak mendominasi jajaran top losers. Saham PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) memimpin penurunan dengan koreksi sebesar 2,10 persen ke level Rp 3.270 per saham.

Selain itu, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) juga mengalami pelemahan sebesar 1,92 persen ke harga Rp 510 per saham. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turut melengkapi daftar top losers dengan penurunan 0,88 persen ke level Rp 224 per saham.

Di sisi lain, terdapat sejumlah saham di indeks LQ45 yang masih mampu mencatatkan kinerja positif atau top gainers. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memimpin kenaikan dengan apresiasi sebesar 2,36 persen ke level Rp 4.780 per saham.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang naik 1,56 persen ke posisi Rp 975 per saham. Melengkapi daftar tersebut, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menguat 1,07 persen ke level Rp 945 per saham.

Pergerakan IHSG hari ini mencerminkan volatilitas yang masih berlanjut di pasar modal domestik. Investor saat ini tengah memantau respons pasar terhadap fluktuasi sektoral yang terjadi sejak pembukaan perdagangan pagi ini.

Kondisi pasar yang masih labil menuntut kehati-hatian dari pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi. Analis pasar modal terus memperhatikan volume perdagangan untuk melihat sejauh mana tekanan jual akan bertahan sepanjang sesi hari ini.