PeristiwaTransportasi

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan Setelah Terdampak Abu Vulkanik

54
×

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan Setelah Terdampak Abu Vulkanik

Sebarkan artikel ini
Bandara Soekarno-Hatta Foto: Internet

SUMBARBISNIS — Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali membuka layanan penerbangan setelah sebelumnya ditutup akibat terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. InJourney menyampaikan bahwa aktivitas operasional penerbangan di bandara tersebut telah kembali berjalan.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (8/9/2026) dini hari. Pihak bandara menyatakan bahwa layanan penerbangan kembali dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pengelola bandara meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk memastikan kembali status serta jadwal penerbangan. Informasi tersebut sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi maskapai agar penumpang mendapatkan informasi yang akurat.

Selain Bandara Soekarno-Hatta, dua bandara lainnya juga telah kembali beroperasi setelah sebelumnya mengalami penutupan akibat paparan abu vulkanik. Kedua bandara tersebut adalah Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama menyampaikan bahwa ketiga bandara yang sebelumnya terdampak kini sudah dapat kembali menjalankan kegiatan penerbangan. Pelaksanaan penerbangan tetap disesuaikan dengan kondisi operasional dan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga Senin (7/9) pukul 23.59 WIB. Keputusan tersebut tetap diberlakukan meskipun hasil pemeriksaan paper test terhadap abu vulkanik menunjukkan hasil negatif.

Dudy mengatakan keputusan perpanjangan penutupan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kondisi di lapangan. Penutupan sementara di sejumlah bandara tersebut berlangsung hingga batas waktu yang telah ditentukan dan lebih singkat dibandingkan periode penutupan sebelumnya.