Bursa Saham

Prediksi IHSG Hari Ini 3 September 2026 dan 4 Saham Pilihan

43
×

Prediksi IHSG Hari Ini 3 September 2026 dan 4 Saham Pilihan

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor bursa saham
IHSG diproyeksikan berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (3/9/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (3/9/2026). Optimisme ini muncul setelah indeks sempat terkoreksi tipis sebesar 0,06% ke level 6.595 pada penutupan perdagangan Rabu (2/9/2026).

Pelemahan pada perdagangan sebelumnya tersebut diwarnai oleh adanya tekanan jual yang cukup terasa di pasar. Meski demikian, secara teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c).

Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG berpotensi menguji level resistance di angka 6.635 hingga 6.666. Penguatan ini juga diharapkan mampu menguji area gap yang sempat terbentuk pada periode sebelumnya.

Terkait batasan teknikal, indeks dipetakan memiliki level support pada kisaran 6.476 dan 6.373. Sementara itu, level resistance berada pada posisi 6.635 dan 6.705 yang menjadi target penguatan indeks dalam jangka pendek.

Sejalan dengan proyeksi tersebut, investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan sejumlah saham potensial. Berikut adalah empat saham pilihan yang direkomendasikan untuk perdagangan hari ini:

Pertama, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang pada perdagangan Rabu kemarin terkoreksi 1,92% ke level Rp 1.275. Pelemahan ini disertai dengan peningkatan volume penjualan dan diperkirakan berada pada fase wave (iv) dari wave [c]. Investor disarankan melakukan buy on weakness pada rentang harga Rp 1.195 hingga Rp 1.250 dengan target harga Rp 1.340 dan Rp 1.430, serta batas stop loss di bawah Rp 1.170.

Kedua, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang sempat menguat 0,30% ke posisi Rp 3.390. Saham ini masih menghadapi tekanan jual dan belum mampu menembus moving average (MA) 200. Strategi trading buy direkomendasikan pada rentang Rp 3.250 hingga Rp 3.340 dengan target harga Rp 3.420 dan Rp 3.470, dengan stop loss di bawah Rp 3.230.

Ketiga, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang mengalami koreksi 1,37% ke level Rp 720. Meskipun tekanan jual masih mendominasi, volume perdagangan terpantau mulai mengecil. Investor dapat melakukan buy on weakness di rentang Rp 660 hingga Rp 690 dengan target harga Rp 790 dan Rp 830, serta stop loss di bawah Rp 650.

Keempat, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang ditutup melemah 0,55% ke level Rp 1.820. Saham ini masih berada di bawah MA20 dan rawan melanjutkan koreksi menuju level Rp 1.535 hingga Rp 1.620. Untuk saham ini, disarankan melakukan sell on strength pada rentang harga Rp 1.825 hingga Rp 1.840.

Perlu dicatat bahwa dinamika pasar saham dapat berubah sewaktu-waktu. Investor diharapkan selalu mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi di tengah fluktuasi indeks.