Properti

Data Center Dorong Marketing Sales Puradelta (DMAS) Capai Rp1,15 Triliun

31
×

Data Center Dorong Marketing Sales Puradelta (DMAS) Capai Rp1,15 Triliun

Sebarkan artikel ini
Gedung kawasan industri PT Puradelta Lestari Tbk yang menjadi lokasi pengembangan data center
Sektor data center menjadi penggerak utama pertumbuhan marketing sales PT Puradelta Lestari Tbk sebesar Rp1,15 triliun.

JAKARTA – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I-2026 dengan membukukan nilai prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1,15 triliun. Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengoptimalkan sektor data center sebagai penggerak utama pertumbuhan bisnis.

Realisasi marketing sales hingga pertengahan tahun ini telah mencapai sekitar 55% dari target total yang ditetapkan perusahaan untuk sepanjang tahun 2026. Sektor industri, khususnya data center, menjadi kontributor paling dominan dalam perolehan pendapatan tersebut.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto, mengungkapkan bahwa permintaan lahan industri di kawasan Kota Deltamas mencapai sekitar 85 hektare hingga semester pertama 2026. Dari total permintaan tersebut, sebanyak 75% di antaranya diserap oleh para pelaku industri data center.

Dominasi sektor data center ini menandakan adanya peningkatan kebutuhan yang signifikan terhadap infrastruktur digital di kawasan timur Jakarta. Kota Deltamas dianggap memiliki daya tarik strategis karena mampu menyediakan lahan sekaligus ekosistem pendukung bagi operasional berstandar tinggi.

Perseroan telah melengkapi kawasan industrinya dengan pasokan listrik kualitas layanan premium untuk menjamin keandalan operasional. Selain itu, tersedia jaringan telekomunikasi serat optik dengan redundansi tinggi serta sistem pengelolaan air berkonsep looping.

Infrastruktur tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik industri data center yang memerlukan tingkat stabilitas tinggi. DMAS juga menyediakan pusat komando data serta sistem keamanan terpadu guna menjaga operasional kawasan tetap berjalan optimal.

Tondy menegaskan bahwa perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan di Kota Deltamas. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai pusat aktivitas regional yang modern dan ramah lingkungan.

Kota Deltamas sendiri merupakan kawasan terpadu yang terletak di Cikarang Pusat dengan total area pengembangan mencapai 3.200 hektare. Kawasan ini dikembangkan dengan konsep self-sustained integrated township yang menggabungkan sektor industri, hunian, dan komersial.

Keunggulan lokasi yang ditawarkan meliputi akses langsung ke jalan tol serta ketersediaan land bank yang memadai bagi ekspansi investor. Fasilitas penunjang seperti lembaga pendidikan, hunian apartemen, dan pusat komersial juga terus dikembangkan untuk menambah nilai kawasan.

Tren pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya investasi di sektor infrastruktur komputasi AI secara global maupun domestik. Sebelumnya, pelaku industri besar seperti TCS bahkan telah menyiapkan investasi hingga US$7,41 miliar untuk pembangunan pusat data AI berskala 1 GW di India, yang menunjukkan besarnya potensi pasar data center saat ini.

Di sisi lain, kondisi pasar properti industri di Indonesia terpantau stabil dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Fokus DMAS pada penyediaan lahan bagi industri teknologi diharapkan dapat menjadi katalis positif bagi keberlanjutan kinerja keuangan perusahaan di semester kedua tahun 2026.