Peristiwa

Daftar Wilayah di Kalimantan yang Terdampak Polusi Udara Berbahaya Hari Ini

37
×

Daftar Wilayah di Kalimantan yang Terdampak Polusi Udara Berbahaya Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Kondisi kabut asap tebal akibat kebakaran hutan yang menyelimuti wilayah Kalimantan
Sejumlah wilayah di Kalimantan mengalami polusi udara ekstrem akibat kebakaran hutan dan lahan.

JAKARTA – Sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan menghadapi krisis kualitas udara ekstrem pada Senin (21/9), menyusul maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda provinsi-provinsi di kawasan tersebut. Kondisi udara di sejumlah titik kini berada pada level berbahaya yang mengancam kesehatan masyarakat luas.

Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, mencatatkan angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tertinggi dengan nilai mencapai 4.513. Angka tersebut jauh melampaui ambang batas aman dan masuk dalam kategori bahaya ekstrem.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara resmi mengeluarkan peringatan bagi seluruh warga di wilayah terdampak. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan demi menghindari paparan polutan secara langsung.

Kelompok masyarakat yang sensitif, seperti anak-anak, lansia, serta penderita gangguan pernapasan, diminta untuk tetap berada di dalam ruangan. Seluruh lapisan masyarakat dianjurkan membatasi aktivitas fisik di luar rumah hingga kualitas udara membaik.

Berdasarkan data pemantauan terbaru, lima wilayah dengan kualitas udara terburuk didominasi oleh daerah di Kalimantan. Selain Murung Raya, Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan mencatatkan ISPU sebesar 3.457.

Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berada di urutan ketiga dengan nilai ISPU 1.249. Selanjutnya, Kabupaten Barito Selatan di Kalimantan Tengah mencatat nilai 1.000, dan Kabupaten Barito Kuala di Kalimantan Selatan mencatat nilai 554.

Seluruh wilayah tersebut memiliki konsentrasi polutan utama berupa PM10 yang sangat tinggi. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan pernapasan warga di wilayah tersebut.

Di sisi lain, beberapa daerah di Indonesia masih menikmati kualitas udara yang sehat. Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi salah satu wilayah dengan udara terbersih dengan nilai ISPU hanya 5.

Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, juga mencatat kualitas udara yang sangat baik dengan nilai ISPU 8. Selain itu, Kota Gorontalo terpantau memiliki nilai ISPU 18 yang tergolong kategori baik.

Secara teknis, nilai ISPU 0-50 dikategorikan sebagai kondisi baik yang tidak berdampak negatif pada kesehatan. Kategori sedang berada di rentang 51-100, yang menuntut kehati-hatian bagi kelompok sensitif.

Kategori tidak sehat berada pada rentang 101-200, di mana masyarakat umum diminta mulai mengurangi aktivitas luar ruang. Tingkat sangat tidak sehat berada pada angka 201-300 yang mengharuskan pembatasan ketat aktivitas fisik.

Kondisi berbahaya ditetapkan saat nilai ISPU melampaui angka 300. Pada level ini, paparan udara dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius dan memerlukan intervensi penanganan cepat dari pihak berwenang.