EnergiNews

Viral Soal Pertalite, Rahmat Saleh Desak Pertamina Tindak Tegas SPBU

40
×

Viral Soal Pertalite, Rahmat Saleh Desak Pertamina Tindak Tegas SPBU

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

PADANG – Dugaan adanya pencampuran material asing yang menyerupai semen ke dalam Pertalite di Sumatera Barat mendapat perhatian Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Saleh. Ia meminta PT Pertamina Patra Niaga segera melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran di tingkat SPBU.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan BBM diduga Pertalite mengandung material asing hingga mengeras. Kejadian itu disebut terjadi di Kota Padang dan Bukittinggi.

Salah satu video tersebut diunggah oleh akun @travelkampus_2nr. Dalam rekaman itu, sejumlah pemilik kendaraan memperlihatkan BBM yang diduga sudah tercampur material menyerupai semen.

Rahmat Saleh menilai temuan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan. Menurutnya, Pertamina Patra Niaga perlu segera menelusuri sumber persoalan dan memastikan apakah benar terjadi pencampuran pada BBM yang dijual kepada masyarakat.

“Kami mendesak Pertamina Patra Niaga untuk memberikan sanksi tegas terhadap SPBU yang ternyata terbukti terdapat kandungan pencampuran terhadap Pertalite di Kota Padang,” ujar Rahmat Saleh di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Ia mengatakan, tindakan tegas harus diberikan apabila hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh SPBU. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas BBM yang diterima masyarakat tetap sesuai dengan ketentuan.

Tidak hanya meminta pemeriksaan terhadap SPBU, Rahmat juga menyoroti kemungkinan adanya kelalaian dari internal Pertamina. Jika hasil investigasi nantinya menemukan persoalan tersebut berasal dari internal Pertamina, ia menyatakan akan menginisiasi pemanggilan jajaran direksi Pertamina Patra Niaga ke Senayan.

Pemanggilan itu dilakukan untuk meminta penjelasan sekaligus pertanggungjawaban atas persoalan yang merugikan masyarakat.

Rahmat juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut. Ia meminta warga menyertakan bukti pendukung agar laporan dapat ditindaklanjuti.

“Kami meminta kepada masyarakat yang menjadi korban agar bisa melapor, baik melalui akun kita ataupun metode yang lain,” kata Rahmat.

Dugaan pencampuran material asing dalam Pertalite ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain dapat menghambat mobilitas warga, kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan kerusakan pada komponen mesin kendaraan.

Karena itu, hasil investigasi Pertamina Patra Niaga nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab munculnya material asing dalam BBM sekaligus memastikan pihak yang bertanggung jawab apabila terbukti terjadi pelanggaran.

Deretan server komputer di dalam fasilitas pusat data modern dengan pencahayaan LED biru
Energi

PT PLN mencatat konsumsi listrik 159 pusat data mencapai 2.378 GWh, mencerminkan pesatnya pertumbuhan infrastruktur ekonomi digital dan teknologi kecerdasan buatan di Indonesia.