Bursa Saham

IHSG Terkoreksi ke 6.241, Simak Daftar Saham yang Dilepas Asing

59
×

IHSG Terkoreksi ke 6.241, Simak Daftar Saham yang Dilepas Asing

Sebarkan artikel ini
Papan layar elektronik Bursa Efek Indonesia yang menunjukkan grafik IHSG merah
IHSG ditutup melemah ke level 6.241,89 pada perdagangan Jumat (25/9/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (25/9/2026). Indeks utama Bursa Efek Indonesia tersebut melemah 0,9 persen atau terpangkas 56 poin ke level 6.241,89.

Pelemahan ini semakin mempertegas tren negatif indeks sepanjang pekan ini. Secara akumulatif, IHSG tercatat mengalami koreksi sebesar 3,09 persen dalam lima hari perdagangan terakhir.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, tekanan jual terlihat mendominasi pergerakan pasar. Indeks sempat menyentuh level terendah di angka 6.231 sebelum akhirnya ditutup di level 6.241,89.

Sentimen negatif melanda sebagian besar saham yang terdaftar di bursa. Sebanyak 558 saham tercatat melemah, sementara hanya 118 saham yang mampu bertahan di zona hijau.

Terdapat 117 saham lainnya yang berakhir stagnan atau tidak mengalami perubahan harga. Dominasi saham yang melemah menjadi pemberat utama bagi laju indeks sepanjang hari.

Aksi jual oleh investor asing menjadi salah satu pemicu utama tekanan pada pasar saham domestik. Pada perdagangan hari ini saja, investor asing mencatatkan nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp559,07 miliar di seluruh pasar.

Tekanan dari modal asing ini bahkan lebih masif jika dilihat dalam skala mingguan. Akumulasi net sell asing selama sepekan terakhir telah menembus angka Rp4,39 triliun.

Sektor perbankan dan telekomunikasi menjadi sasaran utama aksi lepas saham oleh investor asing. Data transaksi menunjukkan sepuluh saham dengan nilai net sell terbesar didominasi oleh perusahaan blue chip.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memuncaki daftar dengan nilai net sell mencapai Rp116,94 miliar. Di posisi kedua, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatat nilai jual bersih asing sebesar Rp113,82 miliar.

Selanjutnya, saham perbankan besar seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan net sell Rp71,02 miliar. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyusul dengan nilai jual bersih sebesar Rp62,8 miliar.

Sektor otomotif dan energi juga tidak luput dari aksi jual investor. PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan net sell sebesar Rp49,87 miliar.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyusul di urutan berikutnya dengan nilai Rp37,82 miliar. Kemudian diikuti oleh PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) sebesar Rp33,04 miliar.

Daftar sepuluh besar saham yang dilepas asing ditutup oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan Rp26,92 miliar. Selain itu, PT Indosat Tbk (ISAT) mencatat Rp25,06 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp18,68 miliar.

Kondisi pasar yang cenderung rapuh ini mencerminkan kehati-hatian investor dalam merespons volatilitas ekonomi terkini. Pelaku pasar kini menanti arah kebijakan dan sentimen global yang akan mempengaruhi pergerakan bursa pada pekan depan.