Bursa Saham

BEI Suspensi Saham EKAD, TMPO, dan PACK Usai Melonjak Signifikan

38
×

BEI Suspensi Saham EKAD, TMPO, dan PACK Usai Melonjak Signifikan

Sebarkan artikel ini
Logo PT Bursa Efek Indonesia di gedung bursa saham Jakarta
Bursa Efek Indonesia resmi menghentikan sementara perdagangan saham EKAD, TMPO, dan PACK mulai 27 Agustus 2026.

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan atau suspensi terhadap saham PT Ekadharma International Tbk (EKAD), PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) mulai Kamis, 27 Agustus 2026. Langkah ini diambil otoritas bursa menyusul lonjakan harga kumulatif yang signifikan pada ketiga saham tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Suspensi dilakukan sebagai langkah cooling down untuk memastikan perdagangan saham yang wajar, teratur, dan efisien. Kebijakan ini berlaku di seluruh pasar, yakni Pasar Reguler dan Pasar Tunai, hingga pengumuman lebih lanjut dari pihak bursa.

Data perdagangan menunjukkan saham EKAD mencatatkan kenaikan harga sebesar 152,69% dalam periode satu bulan. Dalam lima hari perdagangan terakhir saja, saham ini telah menguat 39,74% dan bertengger di level Rp 422 per saham.

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) juga menunjukkan tren serupa dengan penguatan sebesar 108,04% dalam sebulan. Saham ini ditutup di level Rp 466 per saham setelah mencatatkan kenaikan 40,36% dalam lima hari perdagangan terakhir.

PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) menjadi emiten dengan lonjakan harga tertinggi dalam periode lima hari terakhir, yakni mencapai 48,24%. Secara akumulatif dalam satu bulan, harga saham TMPO telah melonjak 121,05% dan berada di posisi Rp 252 per saham.

Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, menyatakan bahwa suspensi ini merupakan bentuk perlindungan bagi investor. Kebijakan tersebut bertujuan memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mencermati kembali informasi serta fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.

Pihak BEI menegaskan bahwa para investor dan pihak berkepentingan diharapkan untuk selalu memantau keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten. Hal ini krusial agar keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada fluktuasi harga jangka pendek yang ekstrem.

Tindakan suspensi ini menambah daftar panjang kebijakan disiplin pasar yang dilakukan BEI sepanjang 2026. Sebelumnya, otoritas bursa juga telah membekukan perdagangan puluhan saham lain akibat keterlambatan penyampaian laporan keuangan serta volatilitas harga yang tidak wajar.

Di tengah maraknya fenomena saham lapis kedua yang mengalami kenaikan harga signifikan, investor diimbau untuk lebih selektif. Analis pasar modal menyarankan pelaku pasar untuk tetap memperhatikan prospek bisnis jangka panjang dan rekam jejak emiten di tengah tren booming saham-saham tertentu.

Hingga saat ini, BEI belum memberikan keterangan mengenai kapan suspensi terhadap EKAD, TMPO, dan PACK akan dicabut. Seluruh keputusan akan bergantung pada evaluasi berkala yang dilakukan bursa terhadap dinamika transaksi di pasar saham nasional.