Pendidikan

Telkom Gelar EduMind Wellbeing dan AI Camp untuk Pelajar di Makassar

45
×

Telkom Gelar EduMind Wellbeing dan AI Camp untuk Pelajar di Makassar

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan EduMind Wellbeing dan AI Camp yang diikuti ratusan pelajar dan guru di Makassar.
PT Telkom Indonesia menggelar EduMind Wellbeing dan AI Camp untuk 350 pelajar serta guru di Makassar.

MAKASSAR – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperluas komitmen pendidikan digital melalui peluncuran program BISA PandAI dan BISA Vokasi yang difokuskan pada penerapan kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini diimplementasikan perdana di Kota Makassar melalui kegiatan EduMind Wellbeing & AI Camp.

Sebanyak 350 peserta yang terdiri dari 300 siswa serta 50 guru pendamping dari 10 SMA dan SMK di Makassar terlibat dalam program tersebut. Kegiatan ini menjadi respons strategis Telkom terhadap pesatnya perkembangan teknologi AI di sektor pendidikan nasional.

Kementerian Komunikasi dan Digital RI mencatat tingkat adopsi AI di Indonesia hingga tahun 2026 telah menembus angka 92 persen. Data tersebut menjadi landasan penting bagi Telkom untuk memperkuat literasi digital yang diiringi dengan perlindungan kesejahteraan mental pelajar.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa transformasi digital harus berjalan beriringan dengan kesehatan mental. Hal ini bertujuan mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh.

Melalui program EduMind, para guru mendapatkan akses ke platform khusus yang dilengkapi fitur weekly mood check-in. Terdapat pula sistem AI-assisted wellbeing monitoring dan reporting system untuk memantau kondisi psikologis siswa secara berkelanjutan.

Bagi para siswa, program ini memberikan ruang eksplorasi untuk memanfaatkan AI secara produktif dan bijak dalam mendukung proses pembelajaran. Fokus utama inisiatif ini adalah menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, sehat, dan adaptif terhadap arus informasi digital.

Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) TelkomGroup dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Program tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada pilar keempat, yakni pendidikan berkualitas.

Telkom terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sekolah dan tenaga pendidik. Sinergi ini dinilai krusial untuk membangun ekosistem pembelajaran yang mampu merespons perkembangan teknologi secara bertanggung jawab.

Secara luas, inisiatif ini sejalan dengan tren adopsi teknologi di Indonesia yang terus meningkat. Sebelumnya, berbagai sektor industri di tanah air juga tengah mengakselerasi penggunaan teknologi seperti Agentic AI untuk memperkuat daya saing bisnis nasional.

Upaya Telkom dalam mengintegrasikan teknologi dan kesehatan mental diharapkan dapat menjadi standar baru dalam pembelajaran digital. Pendekatan ini ditargetkan mampu membekali pelajar dengan kemampuan adaptasi di tengah dinamika teknologi yang semakin cepat.

Inisiatif ini juga mempertegas peran Telkom sebagai perusahaan digital telco terdepan dalam mendorong transformasi digital nasional. Fokusnya tidak hanya pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

Dengan semangat “Bersama Telkom Jadi Bisa”, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi berkelanjutan akan terus dilakukan guna memastikan terciptanya generasi masa depan yang unggul secara digital dan mental.