Bursa Saham

IHSG Anjlok 1,68% ke 6.277, Simak Daftar Saham Net Sell Asing

149
×

IHSG Anjlok 1,68% ke 6.277, Simak Daftar Saham Net Sell Asing

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar pergerakan grafik Indeks Harga Saham Gabungan yang menunjukkan tren penurunan di Bursa Efek Indonesia.
IHSG ditutup melemah 1,68% ke level 6.277 pada perdagangan Selasa (22/9/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke zona merah pada perdagangan hari kedua pekan ini, Selasa (22/9/2026). Indeks ditutup melemah signifikan sebesar 1,68% atau turun 107 poin ke level 6.277,04.

Tekanan jual yang masif mendominasi pergerakan pasar sepanjang sesi perdagangan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat menyentuh level terendah di 6.258, sementara level tertinggi berada di angka 6.423.

Sentimen negatif di pasar modal tanah air tercermin dari data perdagangan yang menunjukkan dominasi saham-saham yang mengalami koreksi. Sebanyak 533 saham ditutup melemah, sementara hanya 139 saham yang mampu menguat, dan 118 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan saham di BEI tercatat mencapai 33,71 miliar lembar saham. Adapun nilai transaksi harian yang dibukukan mencapai angka Rp 14,52 triliun.

Aksi lepas saham oleh investor asing menjadi salah satu pemicu utama pelemahan indeks pada hari ini. Investor asing membukukan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 131,72 miliar di seluruh pasar.

Tekanan jual asing terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan net sell asing terbesar mencapai Rp 339,42 miliar.

Posisi kedua ditempati oleh PT Timah Tbk (TINS) dengan nilai jual bersih asing sebesar Rp 104,75 miliar. Disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai jual bersih Rp 101,44 miliar.

Selanjutnya, investor asing juga melepas saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 85,24 miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 83,72 miliar. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turut mencatatkan net sell asing sebesar Rp 54,41 miliar.

Daftar sepuluh saham dengan net sell asing terbesar dilengkapi oleh PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai Rp 34,28 miliar. Kemudian PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp 28,46 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 24,04 miliar, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sebesar Rp 20,73 miliar.

Kondisi pasar hari ini menunjukkan tren pelemahan yang berlanjut setelah IHSG mengalami koreksi pada hari sebelumnya. Pergerakan ini kontras dengan dinamika pasar pada akhir Agustus lalu, di mana IHSG sempat berada dalam tekanan tajam meski sempat mencatatkan aksi beli bersih asing yang signifikan pada 26 Agustus 2026.

Sebelumnya, pada Kamis (20/8/2026), IHSG sempat mencatatkan penguatan signifikan sebesar 1,68% ke level 6.501. Namun, volatilitas pasar yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan masih adanya ketidakpastian sentimen di kalangan pelaku pasar domestik maupun mancanegara.

Para pelaku pasar kini tengah mencermati perkembangan ekonomi makro lebih lanjut untuk menentukan arah investasi di tengah fluktuasi indeks yang cukup tajam. Investor cenderung bersikap hati-hati dalam merespons dinamika harga saham di tengah aksi jual bersih yang terus berlanjut pada saham-saham unggulan.