Bursa Saham

IHSG Berpotensi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini 27 Agustus 2026

35
×

IHSG Berpotensi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini 27 Agustus 2026

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor perdagangan saham
IHSG diproyeksikan kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis (27/8/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali tertekan pada perdagangan Kamis (27/8/2026). Sentimen negatif dari faktor eksternal maupun domestik diperkirakan masih akan membayangi pergerakan indeks sepanjang hari ini.

Pada penutupan perdagangan Rabu (26/8/2026), IHSG tercatat melemah sebesar 1,48% ke level 6.405,68. Koreksi tajam tersebut terjadi di tengah kondisi bursa global yang mayoritas menguat, namun terbebani oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa pelaku pasar saat ini masih mencermati agenda Jackson Hole yang berlangsung pekan ini. Selain itu, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada turut memicu ketidakpastian global.

Di dalam negeri, proses uji kelayakan dan kepatutan calon gubernur Bank Indonesia menjadi sorotan utama investor. Selain itu, perkembangan situasi politik domestik juga menjadi perhatian yang mempengaruhi psikologi pasar.

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai adanya rencana aksi demonstrasi hari ini berpotensi memicu aksi ambil untung. Investor cenderung memilih sikap “wait and see” untuk menghindari risiko jangka pendek akibat ketidakpastian situasi keamanan.

Meski demikian, Nafan menekankan bahwa pelemahan indeks tidak semata-mata disebabkan oleh isu demonstrasi. Pergerakan IHSG tetap dipengaruhi oleh faktor teknikal, rotasi sektor, serta aliran dana asing.

Jika aksi demonstrasi berjalan tertib, dampak terhadap pasar modal diperkirakan hanya bersifat sementara. Namun, apabila terjadi eskalasi atau ketidakpastian politik yang meningkat, tekanan jual di pasar berpotensi berlanjut lebih dalam.

Herditya memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak dengan level support di 6.373 dan resistance di 6.471. Pergerakan ini juga akan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas global, terutama emas dan minyak mentah.

Di sisi lain, Nafan menetapkan level support IHSG hari ini pada rentang 6.358 hingga 6.273. Sementara itu, level resistance berada pada kisaran 6.454 hingga 6.552.

Kenaikan harga emas dunia masih menjadi katalis positif bagi emiten yang memiliki korelasi dengan komoditas tersebut. Hal ini dapat menjadi peluang bagi investor di tengah tekanan pasar yang sedang berlangsung.

Untuk rekomendasi saham, Herditya menyarankan investor mencermati PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan target harga Rp 2.700–Rp 2.770 per saham. Investor juga dapat memperhatikan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) dengan target Rp 1.520–Rp 1.550 per saham.

Selain itu, PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) turut direkomendasikan dengan target harga di kisaran Rp 700–Rp 720 per saham. Keputusan investasi tetap disarankan untuk disesuaikan dengan profil risiko masing-masing pelaku pasar.