JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) resmi mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 dengan total nilai mencapai Rp 3,89 triliun. Keputusan ini diambil berdasarkan kinerja keuangan perusahaan yang solid hingga semester pertama tahun 2026.
Setiap pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar Rp 98 per lembar saham. Kebijakan ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari jajaran direksi serta dewan komisaris perusahaan pada akhir tahun lalu.
Corporate Secretary Astra International, Gita Tiffany Boer, mengonfirmasi bahwa pembagian dividen ini merujuk pada laporan keuangan yang berakhir pada 30 Juni 2026. Data tersebut menunjukkan fundamental keuangan perusahaan yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar otomotif nasional.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, Astra International mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 12,53 triliun. Selain itu, perusahaan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 219,33 triliun.
Kekuatan modal perusahaan juga tercermin dari total ekuitas yang mencapai Rp 289,84 triliun. Kondisi neraca keuangan yang kuat ini menjadi landasan utama bagi manajemen untuk tetap memberikan nilai tambah bagi para investor melalui pembagian dividen.
Terkait jadwal pembagian, para investor perlu memperhatikan tanggal-tanggal penting agar berhak mendapatkan hak dividen tersebut. Periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan jatuh pada 12 Oktober 2026.
Sementara itu, tanggal ex dividen untuk pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 13 Oktober 2026. Bagi transaksi di pasar tunai, cum dividen akan dilaksanakan pada 14 Oktober 2026.
Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai atau recording date juga ditetapkan pada 14 Oktober 2026. Selanjutnya, tanggal ex dividen untuk pasar tunai akan jatuh pada 15 Oktober 2026.
Proses pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026. Investor disarankan untuk mencermati jadwal tersebut guna memastikan hak dividen telah tercatat dalam sistem administrasi efek.
Pembagian dividen interim ini merupakan bagian dari komitmen Astra International dalam menjaga kepercayaan investor di tengah persaingan industri. Kinerja perseroan yang konsisten diharapkan dapat terus memberikan imbal hasil yang kompetitif bagi para pemegang saham.
Sebagai perusahaan konglomerasi besar, langkah Astra International dalam membagikan dividen selalu menjadi perhatian utama pelaku pasar modal di Indonesia. Kebijakan ini sekaligus menunjukkan optimisme manajemen terhadap keberlanjutan bisnis perusahaan di sisa tahun 2026.
Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perusahaan pada tanggal yang telah ditentukan berhak menerima pembayaran dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham masing-masing. Seluruh proses pembayaran akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.






