Entrepreneur

Kisah Sukses Tati, Pekerja Migran Indonesia Bangun Kehidupan Baru di Taiwan

43
×

Kisah Sukses Tati, Pekerja Migran Indonesia Bangun Kehidupan Baru di Taiwan

Sebarkan artikel ini
Tati Purwanti berdiri di depan kedai Bubur Cirebon miliknya di Taipei, Taiwan.
Tati Purwanti berhasil meraih kesuksesan sebagai pengusaha kuliner melalui bisnis Bubur Cirebon di Taipei.

TAIPEI – Transformasi Tati Purwanti dari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi pengusaha kuliner sukses di Taiwan menjadi cerminan nyata keberhasilan pemberdayaan ekonomi diaspora. Melalui bisnis “Bubur Cirebon” yang dirintisnya di Taipei, Tati kini mampu mencatatkan omzet hingga 120.000 NTD per bulan sekaligus membuka lapangan kerja bagi sesama warga negara Indonesia.

Perjalanan bisnis Tati bermula dari pengalaman panjangnya sebagai perantau sejak dua dekade lalu. Setelah sempat kembali ke Indonesia untuk merintis usaha minuman bubble tea pada 2016, pandemi COVID-19 pada 2020 memaksa Tati untuk kembali ke Taiwan dan memutar otak mencari peluang baru.

Tati kemudian memberanikan diri memperkenalkan kuliner khas Indonesia, yakni Bubur Cirebon, di tengah pasar Taiwan pada 2022. Meski sempat ragu dengan respons pasar lokal terhadap hidangan tersebut, kegigihannya dalam menyempurnakan resep selama delapan bulan akhirnya membuahkan hasil positif.

Kini, usaha tersebut tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga wadah untuk membantu sesama PMI. Tati berkomitmen memberikan kesempatan kerja bagi rekan-rekan sesama warga Indonesia yang ingin memperbaiki nasib di luar negeri, sebagaimana yang ia lakukan dahulu.

Dalam mengelola operasional bisnisnya, Tati mendapatkan dukungan penuh dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Taipei. Layanan perbankan tersebut memudahkannya dalam mengelola penerimaan usaha, baik melalui setoran tunai maupun sistem pembayaran digital QR Payment.

Dukungan perbankan ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam membangun ekosistem finansial yang relevan bagi PMI dan diaspora. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong para pekerja migran untuk bertransformasi menjadi wirausaha mandiri.

“Perjalanan dari seorang pekerja migran hingga mampu membangun usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan adalah wujud nyata semangat pemberdayaan yang ingin kami dorong,” ujar Hery.

BRI saat ini semakin memperkuat layanan digital bagi masyarakat Indonesia di Taiwan melalui peluncuran aplikasi BRImo Taiwan. Layanan ini memungkinkan akses perbankan selama 24 jam penuh, termasuk kemudahan transfer internasional, transfer lokal, hingga pembayaran berbagai transaksi.

Kehadiran BRI di Taiwan berfungsi sebagai jembatan finansial yang menghubungkan kebutuhan perantau dengan keluarga di Tanah Air. Inovasi layanan digital ini dirancang untuk mempercepat proses remitansi dan mendukung aktivitas transaksi dalam ekosistem usaha diaspora.

Hingga akhir Juli 2026, kantor cabang BRI di Taipei mencatatkan total aset yang mencapai lebih dari USD408 juta. Pada periode yang sama, nilai transaksi remitansi antara Taiwan dan Indonesia telah mencapai USD490 juta dengan jangkauan layanan lebih dari 3.400 rekening aktif.

Data tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan akan layanan perbankan yang efisien bagi masyarakat Indonesia di Taiwan. Dukungan ini diharapkan mampu terus memicu lahirnya lebih banyak wirausahawan sukses seperti Tati Purwanti di masa depan.