Bursa Saham

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini: ASII, ARCI, BMRI, dan BULL

33
×

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini: ASII, ARCI, BMRI, dan BULL

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di bursa efek
IHSG melanjutkan tren pelemahan setelah terkoreksi 1,02% ke level 6.009 pada penutupan perdagangan.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan setelah terkoreksi 1,02% ke level 6.009 pada penutupan perdagangan Kamis (1/10/2026). Tekanan jual yang signifikan menyebabkan indeks menembus level psikologis di area 6.013.

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG saat ini berada dalam fase wave c dari wave (y). Pelaku pasar disarankan untuk mencermati rentang koreksi indeks yang berpotensi berlanjut di area 5.850 hingga 5.911.

Secara teknikal, level support IHSG berada pada posisi 5.949 dan 5.872. Sementara itu, level resistance indeks diproyeksikan berada pada rentang 6.187 hingga 6.297.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham mendapatkan perhatian khusus untuk perdagangan Jumat (2/10/2026). Salah satunya adalah PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi 1,96% ke level 4.510.

Analisis teknikal menunjukkan ASII masih didominasi tekanan jual dan berada di akhir wave iii dari wave c dari wave (y). Investor disarankan melakukan trading buy pada rentang harga 4.490 hingga 4.510 dengan target harga 4.680 dan 4.740, serta stoploss di bawah 4.470.

Selanjutnya, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) juga mengalami koreksi sebesar 1,63% ke level 1.210. Pergerakan harga saham ARCI saat ini terpantau berada di bawah MA60 dan berada pada fase wave c dari wave (iv).

Strategi buy on weakness untuk ARCI disarankan pada rentang harga 1.095 hingga 1.170. Target harga ditetapkan pada level 1.340 dan 1.415, dengan batas stoploss di bawah 1.060.

Di sisi lain, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan pergerakan harga yang cenderung mendatar atau flat dengan penutupan di level 4.010. Munculnya volume pembelian pada saham ini mengindikasikan potensi pergerakan pada wave iii dari wave (c).

Investor direkomendasikan melakukan buy on weakness pada BMRI di area 3.940 hingga 4.000. Target harga dipatok pada level 4.060 dan 4.140, dengan stoploss di bawah 3.900.

Sementara itu, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menunjukkan performa positif dengan penguatan 2,35% ke level 348. Pergerakan ini disertai dengan peningkatan volume pembelian yang signifikan.

Selama BULL mampu bertahan di atas level 332, saham ini diprediksi berada pada fase wave 4 dari wave (C). Strategi trading buy disarankan pada rentang 338 hingga 348 dengan target harga 364 dan 374, serta stoploss di bawah 332.

Pergerakan IHSG belakangan ini memang masih dibayangi oleh sentimen negatif dan fluktuasi pasar yang cukup dinamis. Sebelumnya, pasar saham Indonesia juga sempat mencatatkan tekanan di awal September 2026, yang dipicu oleh berbagai sentimen domestik maupun eksternal.

Para pelaku pasar diharapkan tetap memperhatikan indikator teknikal serta dinamika makroekonomi yang memengaruhi IHSG. Keputusan investasi pada saham-saham pilihan tersebut harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.