Bursa Saham

Rama Indonesia Resmi Kuasai DPUM dan Siapkan Strategi Ekspansi Bisnis

28
×

Rama Indonesia Resmi Kuasai DPUM dan Siapkan Strategi Ekspansi Bisnis

Sebarkan artikel ini
Logo PT Dua Putra Utama Makmur Tbk atau DPUM
PT Rama Indonesia resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Dua Putra Utama Makmur Tbk setelah merampungkan akuisisi saham.

JAKARTA – PT Rama Indonesia resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) setelah merampungkan akuisisi 2,47 miliar lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 59,24% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.

Langkah strategis ini dilakukan PT Rama Indonesia yang merupakan bagian dari Unirama Group, penyedia solusi rantai pasok dan distribusi barang konsumsi (FMCG) terkemuka di Indonesia. Perubahan pengendali ini diharapkan mampu memperkuat fundamental bisnis DPUM ke depan.

Menyambut kepemilikan baru tersebut, DPUM telah menyiapkan anggaran belanja modal (capex) sebesar Rp100 miliar untuk tahun 2026. Dana ini dialokasikan untuk pengembangan bisnis serta peningkatan efisiensi operasional perusahaan.

Manajemen menargetkan pertumbuhan EBITDA rata-rata sebesar 7,75% per tahun sepanjang periode 2027 hingga 2030. Fokus utama perusahaan mencakup penguatan rantai pasok, perluasan jaringan distribusi, serta pengembangan pasar.

Direktur PT Rama Indonesia, Fransisda Marga Saputra, menyatakan bahwa akuisisi ini selaras dengan strategi Unirama Group dalam memperluas portofolio investasi. Sektor pengolahan dan perdagangan hasil perikanan dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang yang menjanjikan.

Fransisda menambahkan, pihaknya akan melakukan optimalisasi fasilitas serta perbaikan pengelolaan modal kerja di DPUM. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan utilisasi kapasitas operasional perusahaan secara keseluruhan.

Terkait insiden kebakaran di fasilitas operasional DPUM di Pati pada 6 Juni 2026, PT Rama Indonesia berkomitmen memberikan dukungan penuh. Perusahaan fokus pada percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak agar kegiatan bisnis tetap berjalan normal.

Manajemen saat ini sedang memproses klaim asuransi atas kerusakan fasilitas tersebut. Perusahaan optimistis klaim dapat terealisasi sebesar 100% dari nilai yang telah diajukan dan disepakati.

Dukungan dari Unirama Group dipastikan akan menjaga pelayanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan tetap stabil selama masa pemulihan. Pihak pengendali baru menegaskan akan mendampingi DPUM untuk membangun fondasi usaha yang lebih tangguh.

Strategi transformasi yang diterapkan akan dijalankan secara terukur dan berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan. Hal ini dilakukan demi memberikan manfaat bagi perseroan maupun seluruh pemegang saham.

Sebagai informasi, kabar akuisisi ini beredar di tengah dinamika pasar modal Indonesia. Pada perdagangan Senin (14/9/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah 0,17% ke level 6.532,66 pada pembukaan pagi hari.

Keterlibatan Unirama Group diharapkan menjadi katalis positif bagi DPUM di tengah tantangan industri perikanan nasional. Sinergi ini akan memanfaatkan infrastruktur pergudangan dan jaringan distribusi luas yang dimiliki oleh grup perusahaan tersebut di Pulau Jawa.