Bursa Saham

Asing Lepas Saham Big Caps Rp2,5 Triliun dalam Sepekan

49
×

Asing Lepas Saham Big Caps Rp2,5 Triliun dalam Sepekan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Investor asing terus menunjukkan tren divestasi di pasar saham Indonesia dengan mencatatkan nilai jual bersih (net sell) mencapai Rp 76,95 triliun secara year-to-date (ytd) hingga akhir September 2026. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai pembelian asing sebesar Rp 1.240,50 triliun, sementara total penjualan mencapai Rp 1.317,44 triliun.

Tekanan jual investor asing paling terasa di pasar reguler, di mana net sell tercatat sebesar Rp 104,83 triliun. Kondisi ini berbanding terbalik dengan pasar tunai dan negosiasi yang justru mencatatkan aliran modal masuk atau net buy sebesar Rp 27,88 triliun.

Pada periode mingguan 19–23 September 2026, aksi jual asing di seluruh pasar tercatat sebesar Rp 1,10 triliun. Khusus di pasar reguler, tekanan jual mencapai Rp 1,64 triliun, sementara pasar negosiasi masih membukukan net buy sebesar Rp 539,88 miliar.

Sektor perbankan berkapitalisasi besar menjadi sasaran utama aksi jual dalam sepekan terakhir. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan nilai jual asing tertinggi sebesar Rp 1,1 triliun.

Selanjutnya, investor asing melepas saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 684,3 miliar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan nilai jual Rp 597,4 miliar, serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 125,6 miliar.

Di tengah aksi lepas saham perbankan, investor asing justru melakukan akumulasi pada emiten sektor lain. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) diborong sebesar Rp 149,6 miliar.

Selain itu, investor asing mengakumulasi saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) senilai Rp 82,1 miliar. Pembelian juga menyasar saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Dinamika pasar saham ini berdampak pada pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada penutupan perdagangan Jumat (25/9), IHSG terkoreksi 0,9 persen ke level 6.241.

Secara mingguan, IHSG tercatat turun 3,09 persen dari posisi 6.441 pada pekan sebelumnya. Penurunan ini turut menggerus kapitalisasi pasar BEI sebesar 3,20 persen menjadi Rp 10.905 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI, Elsierra Putri Yosita, mengonfirmasi bahwa nilai jual bersih asing sepanjang tahun 2026 telah menyentuh Rp 77,52 triliun. Aktivitas perdagangan juga terpantau melambat dengan rata-rata nilai transaksi harian anjlok 21,32 persen menjadi Rp 11,98 triliun.

Selain BMRI, BBRI, BBCA, dan BBNI, daftar saham yang paling banyak dilepas asing meliputi TLKM, AMMN, ADRO, BYAN, BRPT, dan ISAT. Sementara itu, daftar akumulasi asing mencakup MDKA, BRMS, TAPG, AADI, COIN, VKTR, ERAA, SINI, INCO, dan BREN.