Fintech

Jaringan PRIMA Gandeng 8 Mitra Baru Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital

43
×

Jaringan PRIMA Gandeng 8 Mitra Baru Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital

Sebarkan artikel ini
Suasana penandatanganan kerja sama strategis PT Rintis Sejahtera dengan delapan mitra perbankan di ajang FEKDI x IFSE 2026.
PT Rintis Sejahtera resmi menggandeng delapan mitra baru untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital Jaringan PRIMA.

JAKARTA – PT Rintis Sejahtera, pengelola Jaringan PRIMA, resmi memperluas ekosistem pembayaran digital nasional melalui penandatanganan kerja sama strategis dengan delapan institusi perbankan dan lembaga keuangan. Langkah ekspansi ini dilakukan dalam rangkaian perhelatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Kesepakatan yang berlangsung pada 24 hingga 25 September 2026 tersebut mencakup berbagai layanan krusial. Layanan yang dikembangkan meliputi payment aggregator, QRIS, billing payment, pembayaran daring, hingga pengisian ulang uang elektronik.

Pada hari pertama, 24 September, Rintis Sejahtera menjalin kemitraan dengan empat entitas. Kerja sama dilakukan bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk untuk layanan QRIS dan top up uang elektronik, serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk layanan pembayaran tagihan.

Selain itu, PT Pegadaian turut bergabung untuk pengembangan layanan Purchase with Payment dan pembayaran daring. PT Bank Aladin Syariah Tbk melengkapi daftar mitra hari pertama melalui kesepakatan keanggotaan dalam jaringan.

Ekspansi berlanjut pada 25 September dengan menggandeng empat mitra tambahan. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sepakat bekerja sama dalam layanan Purchase with Payment serta Payment Direct Debit.

PT Pos Indonesia (Persero) bergabung untuk mendukung layanan QRIS, disbursement, dan pengisian saldo PosPay. Sementara itu, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dan Bank Nagari memperkuat kolaborasi di sektor payment aggregator.

Kedua bank daerah tersebut fokus pada penambahan fitur pembayaran produk Pegadaian dan Biznet. Kemitraan ini dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas layanan keuangan hingga ke level daerah.

Direktur Operasional PT Rintis Sejahtera, Cosmas Setiawan Suwono, menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam evolusi sistem pembayaran nasional. Sinergi ini bertujuan menciptakan ekosistem yang lebih terintegrasi dan inklusif bagi masyarakat.

“Jaringan PRIMA berkomitmen untuk terus berperan aktif mendukung mitra dalam mengembangkan layanan digital yang inovatif,” ujar Cosmas dalam keterangan resmi pada Jumat (25/9).

Langkah ini sejalan dengan tren penguatan ekosistem digital di berbagai sektor di Indonesia. Sebelumnya, berbagai lembaga keuangan dan perusahaan teknologi di tanah air juga gencar melakukan kolaborasi untuk memperluas jangkauan layanan digital.

Selain aspek bisnis, Rintis Sejahtera memanfaatkan ajang FEKDI x IFSE 2026 untuk mengedukasi masyarakat. Pengunjung dapat memanfaatkan Digital E-Kiosk untuk memahami ekosistem pembayaran secara langsung.

Perusahaan juga menghadirkan edukasi interaktif mengenai fitur pembayaran terkini. Hal ini mencakup sosialisasi mengenai QRIS Tap dan QRIS Antarnegara yang sedang dikembangkan untuk mempermudah transaksi lintas batas.

Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif ini, Jaringan PRIMA berupaya meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat. Harapannya, sistem pembayaran di Indonesia akan semakin relevan dan mampu menjawab kebutuhan transaksi modern yang terus berkembang.