Bursa Saham

IHSG Menguat ke 6.462, Saham Grup Salim dan Djarum Catat Crossing

27
×

IHSG Menguat ke 6.462, Saham Grup Salim dan Djarum Catat Crossing

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia
IHSG ditutup menguat ke level 6.462 pada perdagangan Kamis (17/9/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 0,40% dan ditutup di level 6.462 pada perdagangan Kamis (17/9/2026). Pergerakan positif ini didorong oleh dominasi sentimen pasar dengan 384 saham ditutup menguat.

Sebanyak 244 saham tercatat mengalami koreksi, sementara 164 saham lainnya stagnan. Aktivitas pasar terpantau cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp13,93 triliun.

Volume perdagangan tercatat mencapai 28,54 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini berada di angka Rp11.298 triliun.

Sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,55%. Saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) menjadi salah satu pemberat sektor ini setelah terkoreksi 1,24% ke level Rp1.995.

Perdagangan hari ini diwarnai oleh transaksi crossing jumbo pada dua saham perbankan besar. Transaksi ini melibatkan saham Grup Salim, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), dan saham Grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Saham BINA mencatatkan crossing di harga Rp4.080 dengan nilai transaksi mencapai Rp734,40 miliar. Sementara itu, saham BBCA mengalami crossing di level Rp6.362 dengan nilai transaksi sebesar Rp305,52 miliar.

Kinerja pasar saham domestik ini beriringan dengan pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang cenderung bervariasi. Indeks Nikkei Jepang tercatat naik 0,363% dan Straits Times Singapura tumbuh 0,45%.

Di sisi lain, bursa saham Tiongkok dan Hong Kong justru melemah. Shanghai Composite turun 0,41% dan indeks Hang Seng tergelincir 0,44%.

Daftar saham yang masuk dalam jajaran top gainers hari ini dipimpin oleh PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang melonjak 16,18% ke level Rp790. Selain itu, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 16,06% ke level Rp16.800 dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menguat 7,71% ke Rp4.190.

Sementara itu, saham yang menempati posisi top losers mencakup PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) yang turun 6,01% ke Rp344. Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkoreksi 4,85% ke Rp4.900 dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melemah 4,03% ke level Rp1.310.

Penguatan IHSG sepanjang hari ini menunjukkan optimisme pelaku pasar di tengah fluktuasi regional. Pergerakan indeks tetap terjaga meskipun tekanan jual terjadi di sektor kesehatan.

Para investor kini mencermati dinamika transaksi besar di saham perbankan sebagai indikator minat investasi institusional. Stabilitas nilai transaksi yang menembus angka belasan triliun rupiah menjadi sinyal likuiditas pasar yang masih terjaga.

Secara teknikal, pergerakan indeks di level 6.462 memberikan ruang bagi investor untuk mengamati pemulihan di beberapa sektor lainnya. Pelaku pasar diharapkan tetap memperhatikan sentimen global yang memengaruhi arah bursa di kawasan Asia.