Bursa Saham

Daftar Saham Pilihan yang Diborong Asing Sepanjang Pekan Ini

34
×

Daftar Saham Pilihan yang Diborong Asing Sepanjang Pekan Ini

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di layar monitor bursa efek
IHSG mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,25 persen sepanjang pekan terakhir dengan akumulasi beli bersih asing Rp 2,41 triliun.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan catatan penguatan tipis sebesar 0,25 persen dalam sepekan terakhir. Meskipun pada perdagangan Jumat (28/8/2026) indeks terkoreksi 0,05 persen ke level 6.518,12, akumulasi kinerja mingguan tetap berada di zona hijau.

Aktivitas investor asing menjadi sorotan utama sepanjang pekan ini dengan catatan beli bersih atau net buy jumbo mencapai Rp 2,41 triliun di seluruh pasar. Dana asing tersebut mayoritas mengalir ke saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan.

Namun, pada penutupan perdagangan hari Jumat, investor asing justru melakukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 482,24 miliar. Dinamika transaksi ini menunjukkan adanya rotasi portofolio di tengah sentimen pasar yang masih fluktuatif.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memuncaki daftar saham dengan net buy asing terbesar selama sepekan, yakni mencapai Rp 1,35 triliun. Posisi tersebut diikuti oleh emiten perbankan besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai beli bersih Rp 460,5 miliar.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul di peringkat ketiga dengan nilai net buy Rp 380,2 miliar. Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan beli bersih sebesar Rp 347,61 miliar.

Sektor pertambangan dan logam juga menarik minat investor asing dalam sepekan terakhir. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan net buy sebesar Rp 270,59 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 263,8 miliar.

Selain itu, saham telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL) turut diborong asing dengan nilai Rp 235,87 miliar. Emiten sektor mineral lainnya yang masuk dalam daftar beli bersih adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp 225,82 miliar.

Melengkapi daftar 10 besar, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatatkan net buy Rp 138,19 miliar. Terakhir, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mendapatkan aliran dana asing sebesar Rp 105,16 miliar.

Di luar dinamika pasar modal, perhatian publik internasional saat ini juga tertuju pada bencana alam yang melanda kawasan Asia. Banjir bandang dilaporkan menerjang wilayah Devighat Dham, Distrik Nuwakot, Nepal, pada 26 Agustus 2026.

Rekaman visual drone pada Jumat (28/8/2026) memperlihatkan kerusakan infrastruktur yang cukup masif di wilayah terdampak. Bencana ini telah memicu respons cepat dari tim penyelamat lintas negara.

Tim penyelamat dari China dilaporkan tengah menyusuri pegunungan terjal di wilayah perbatasan Xizang pada Jumat (28/8/2026). Upaya tersebut difokuskan untuk menjangkau korban di lokasi terpencil yang terdampak banjir mematikan tersebut.

Kondisi geografis yang ekstrem menjadi tantangan utama bagi tim evakuasi dalam mencari korban yang belum ditemukan. Operasi kemanusiaan terus diperluas untuk memastikan bantuan segera mencapai titik-titik kritis di sepanjang perbatasan Nepal-China.