Bursa Saham

BSDE Bayar Kupon Surat Utang, Cek Jadwal dan Rincian Lengkapnya

37
×

BSDE Bayar Kupon Surat Utang, Cek Jadwal dan Rincian Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Gedung kantor PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan logo perusahaan yang terlihat jelas di area perkantoran.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah merampungkan pembayaran kupon surat utang kepada para pemegang obligasi dan sukuk.

JAKARTA – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah menyelesaikan kewajiban pembayaran kupon untuk sejumlah surat utang yang diterbitkan perusahaan. Pembayaran ini dijadwalkan akan didistribusikan kepada para pemegang obligasi dan sukuk pada Kamis, 17 September 2026.

Sekretaris Perusahaan BSDE, Ricardo Arif Dharmawan, mengonfirmasi bahwa seluruh dana pembayaran telah disetorkan ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Langkah ini dilakukan pada 15 September 2026 sebagai bentuk pemenuhan komitmen finansial perusahaan.

Pembayaran yang dilakukan merupakan pembayaran kupon ketiga untuk instrumen obligasi dan sukuk ijarah berkelanjutan. Seluruh nilai kupon dibayarkan dalam mata uang rupiah kepada investor yang berhak.

Untuk Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap II Tahun 2025, perusahaan membayar kupon Seri A hingga Seri D. Seri A dengan bunga 5,5% memiliki nilai nominal sebesar Rp 1 miliar.

Selanjutnya, Seri B dengan tingkat bunga 6% memiliki nilai nominal Rp 6,87 miliar. Seri C dengan bunga 6,25% bernilai Rp 7,95 miliar, dan Seri D dengan bunga 6,5% memiliki nilai nominal Rp 3,41 miliar.

Selain obligasi, BSDE juga melaksanakan kewajiban pembayaran untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap II Tahun 2025. Pembayaran ini mencakup Seri A dan Seri B.

Sukuk Ijarah Seri A dengan bunga 6,25% memiliki nominal pembayaran Rp 5,31 miliar. Sementara itu, Sukuk Ijarah Seri B dengan bunga 6,5% memiliki nominal Rp 2,6 miliar.

Aksi korporasi ini dilakukan di tengah dinamika pasar surat utang nasional yang sempat menunjukkan tren penguatan. Data perdagangan pasar obligasi belakangan ini mencatatkan penurunan yield akibat arus masuk modal, yang memberikan sentimen positif bagi emiten dalam mengelola kewajiban utangnya.

Kinerja BSDE sendiri terpantau stabil di pasar modal. Hingga penutupan perdagangan terkini, saham BSDE tercatat berada di level Rp 595 per lembar saham dengan kenaikan harian sebesar 0,85%.

Langkah pelunasan bunga utang secara tepat waktu ini menjadi indikator kesehatan likuiditas perusahaan di tengah proyeksi kenaikan beban bunga utang nasional pada tahun 2027. Pemerintah Indonesia sendiri memproyeksikan pembayaran bunga utang mencapai Rp 650,3 triliun pada tahun mendatang, yang menuntut disiplin fiskal tinggi dari sektor korporasi maupun publik.

Di luar sektor properti, berbagai perusahaan Indonesia saat ini terus berupaya menjaga performa keuangan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), misalnya, tercatat telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 8,05 triliun hingga Juli 2026 sebagai bagian dari strategi penguatan arus kas perusahaan.

BSDE memastikan bahwa proses administrasi pembayaran kupon ini berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh KSEI. Hal ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan investor terhadap instrumen surat utang yang diterbitkan oleh perseroan.