Bursa Saham

SMLE Siapkan Rights Issue Usai Gandeng Investor Strategis Asal Denmark

122
×

SMLE Siapkan Rights Issue Usai Gandeng Investor Strategis Asal Denmark

Sebarkan artikel ini
Logo PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk atau SMLE di kantor pusat perusahaan
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) bersiap melakukan rights issue setelah menggandeng investor strategis asal Denmark.

JAKARTA – PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa penambahan modal melalui mekanisme rights issue. Langkah strategis ini diambil perseroan untuk memperkuat struktur ekuitas sekaligus membiayai belanja modal dalam skala besar.

Manajemen SMLE menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari masuknya investor strategis asal Denmark, Denico Food Ingredients, ke dalam lini bisnis anak usaha perseroan. Dana hasil rights issue nantinya akan difokuskan untuk perluasan kapasitas manufaktur perusahaan.

Detail komprehensif mengenai rencana transaksi dan restrukturisasi ekuitas tersebut dijadwalkan akan dipaparkan dalam agenda Public Expose Insidentil. Pertemuan itu rencananya akan dilaksanakan pada 13 Oktober 2026 mendatang.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (7/10/2026), Denico Food Ingredients akan mengakuisisi PT Sinar Aroma Sentosa. Entitas tersebut merupakan anak usaha yang dikuasai 100% oleh SMLE.

PT Sinar Aroma Sentosa berperan sebagai lengan manufaktur utama bagi grup SMLE. Perusahaan ini memiliki spesialisasi dalam peracikan perisa, bumbu, serta ekstraksi bahan baku untuk industri wewangian dan makanan.

Kehadiran investor dari Denmark ini diharapkan membawa dampak positif bagi perseroan. Selain suntikan modal, SMLE akan mendapatkan akses transfer teknologi formulasi standar Eropa untuk mendukung operasional bisnisnya.

Langkah ini juga menjadi pemicu restrukturisasi permodalan di tingkat induk usaha. SMLE membutuhkan dana segar guna memperkuat rantai pasok global di tengah lonjakan permintaan bahan baku kimia khusus.

Saat ini, SMLE tercatat sebagai pemasok strategis bagi sejumlah perusahaan besar. Perseroan menyuplai bahan baku kimia khusus untuk PT Paragon Technology and Innovation senilai Rp 7,83 miliar.

Selain itu, SMLE juga melayani kebutuhan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Nilai pasokan bahan baku kepada produsen makanan kemasan tersebut mencapai Rp 3,48 miliar.

Aksi korporasi ini dilakukan di tengah penataan struktur kepemilikan saham perseroan di pasar sekunder. Porsi saham beredar publik (free float) non-warkat tercatat mencapai 34,57% atau setara 802,98 juta lembar saham.

Pencapaian ini didorong oleh divestasi terukur yang dilakukan oleh pemegang saham pengendali lama, PT Sinergi Asia Corporindo. Struktur kepemilikan saham SMLE kini juga semakin beragam dengan keterlibatan berbagai pihak.

Terdapat investor perorangan bernama Ferdiansyah yang menggenggam porsi saham sebesar 6,12%. Selain itu, sejumlah institusi global turut tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan.

Beberapa institusi tersebut di antaranya adalah Phillip Securities Singapore dan UOB Kay Hian. Ada pula CGS International Securities serta Reksa Dana OSO Moluccas Equity Fund yang masuk dalam jajaran pemegang saham SMLE.

Di sisi lain, dinamika aksi korporasi saat ini sedang marak terjadi di bursa domestik. Meskipun pasar global dan lokal menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, sejumlah emiten tetap agresif melakukan akuisisi.

Data menunjukkan setidaknya 29 emiten telah menjalankan aksi akuisisi saham sepanjang tahun ini. Tren ini mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap potensi pertumbuhan bisnis di masa depan.