Bursa Saham

Royal FrieslandCampina Resmi Jadi Pemegang Saham Pengendali Baru Ultrajaya

27
×

Royal FrieslandCampina Resmi Jadi Pemegang Saham Pengendali Baru Ultrajaya

Sebarkan artikel ini
Logo Royal FrieslandCampina dan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk berdampingan sebagai mitra strategis.
Royal FrieslandCampina resmi menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Ultrajaya Milk Industry Tbk.

JAKARTA – Royal FrieslandCampina N.V. resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) pada Jumat (18/9/2026). Kerja sama ini menandai langkah besar FrieslandCampina untuk menjadi pemegang saham pengendali di perusahaan minuman siap saji tersebut.

Melalui kesepakatan ini, Frisian Flag Indonesia (FFI) akan diintegrasikan ke dalam ekosistem Grup Ultrajaya. Integrasi ini bertujuan untuk memperkuat posisi kedua perusahaan di pasar produk susu nasional.

Transaksi tersebut telah mendapatkan lampu hijau dari Dewan Anggota FrieslandCampina. Dewan ini mewakili para peternak sapi perah yang tergabung dalam koperasi pemilik FrieslandCampina.

Namun, pengambilalihan ini masih menunggu persetujuan lanjutan dari sejumlah pihak terkait. Proses tersebut mencakup restu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Ultrajaya serta izin dari otoritas berwenang di Indonesia.

Pihak perusahaan menegaskan bahwa Ultrajaya akan tetap menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Operasional harian, jajaran manajemen, dan kantor pusat akan tetap berpusat di Bandung.

Sabana Prawirawidjaja, selaku salah satu pendiri Ultrajaya, dipastikan tetap menjabat sebagai Presiden Direktur. Selain itu, keluarga Prawirawidjaja akan terus mempertahankan kepemilikan saham yang signifikan dalam jangka panjang.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya FrieslandCampina untuk memperluas Business Group Asia. Fokus utamanya adalah membangun platform susu berbasis lokal di pasar yang memiliki pertumbuhan tinggi.

Sinergi antara FFI dan Ultrajaya diharapkan mampu menggabungkan keahlian global FrieslandCampina dengan kepemimpinan pasar lokal. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menyediakan produk susu bernutrisi berkualitas bagi konsumen Indonesia.

Sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku di Indonesia, FrieslandCampina diwajibkan melakukan penawaran tender wajib. Penawaran ini ditujukan kepada para pemegang saham minoritas Ultrajaya setelah status pengendali resmi berlaku.

Rincian mengenai mekanisme penawaran tender tersebut akan diumumkan secara transparan melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memenuhi standar kepatuhan hukum yang berlaku bagi perusahaan terbuka.

Kinerja Ultrajaya sendiri tercatat menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026. Data semester I-2026 menunjukkan lonjakan penjualan sebesar 34,5% dengan nilai mencapai Rp 5,49 triliun.

Kemitraan ini diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan terhadap struktur industri susu di Indonesia. Kombinasi kekuatan modal dan jaringan distribusi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Pasar saat ini terus memantau perkembangan transaksi ini seiring dengan dinamika ekonomi domestik. Kebijakan suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Sentral AS juga menjadi latar belakang kondisi ekonomi yang memengaruhi sektor investasi di Tanah Air.

Hingga saat ini, belum ada perubahan signifikan terkait struktur organisasi di luar posisi pengendali utama. Pihak manajemen berjanji akan terus memberikan informasi terkini terkait proses pengambilalihan tersebut kepada publik.