Ekonomi

Maybank Marathon 2026 Targetkan Dampak Ekonomi Bali Capai Rp300 Miliar

26
×

Maybank Marathon 2026 Targetkan Dampak Ekonomi Bali Capai Rp300 Miliar

Sebarkan artikel ini
Suasana ajang lari internasional Maybank Marathon di Bali yang diikuti ribuan pelari domestik dan mancanegara.
Maybank Marathon 2026 ditargetkan memberikan dampak ekonomi bagi Bali hingga mencapai Rp300 miliar.

Gianyar – Maybank Marathon 2026 diproyeksikan mampu mencatatkan dampak ekonomi hingga Rp300 miliar bagi Provinsi Bali. Angka tersebut mencerminkan peningkatan signifikan dari capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp255 miliar.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyampaikan bahwa target ambisius ini sejalan dengan pertumbuhan jumlah peserta. Ajang lari internasional ini menarik antusiasme tinggi dari pelari domestik maupun mancanegara tahun ini.

Peningkatan jumlah peserta secara langsung berkontribusi pada lonjakan wisatawan pendamping yang berkunjung ke Bali. Fenomena ini diyakini memberikan efek domino bagi perputaran uang di sektor pariwisata lokal.

Data mengenai proyeksi ini merujuk pada hasil survei Katadata Insight Center (KIC) yang dipaparkan dalam konferensi pers di Bali United Training Center, Minggu (23/8/2026). Pihak penyelenggara optimistis target tersebut dapat terealisasi.

Sektor perhotelan menjadi salah satu industri yang merasakan dampak paling nyata dari perhelatan ini. Tingkat keterisian kamar di sekitar lokasi penyelenggaraan dilaporkan mencapai titik maksimal atau fully booked.

Selain akomodasi, sektor transportasi dan jasa penyewaan kendaraan turut mengalami peningkatan permintaan yang signifikan. Industri kuliner pun dipastikan mendapatkan dorongan ekonomi dari kehadiran ribuan pelari beserta keluarganya.

Dampak ekonomi juga dirasakan oleh jenama yang berkolaborasi dalam ekosistem ajang lari ini. Produk perlengkapan olahraga, seperti sepatu Adidas, dilaporkan habis terjual sejak hari pertama pameran berlangsung.

Penyelenggaraan tahun ini tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga semata. Ajang ini juga menjadi wadah bagi aksi sosial melalui program Run for Charity.

Sebanyak 35 pelari terpilih membawa misi sosial khusus dalam perhelatan tahun ini. Melalui partisipasi tersebut, mereka berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan dengan total lebih dari Rp860 juta.

Meskipun proyeksi ekonomi telah ditetapkan, pihak penyelenggara tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh. Hasil survei pasca-acara akan menjadi acuan untuk menentukan besaran kontribusi nyata terhadap ekonomi Bali secara objektif.

Perhelatan ini mempertegas posisi Bali sebagai destinasi sport tourism unggulan di Asia. Sinergi antara sektor olahraga dan pariwisata terbukti menjadi motor penggerak ekonomi yang efektif bagi daerah.

Pihak penyelenggara berkomitmen untuk terus menjaga standar kualitas ajang ini di masa mendatang. Keberlanjutan kegiatan diharapkan dapat terus memberikan manfaat ekonomi yang konsisten bagi masyarakat setempat.

Seluruh data akhir mengenai dampak ekonomi akan dipublikasikan setelah seluruh rangkaian acara selesai. Proses verifikasi data dilakukan dengan melibatkan lembaga riset independen untuk menjaga akurasi laporan.