NewsTravel

InJourney Airports Perkuat Pokdarwis Sumbar dengan Pelayanan Berbasis Budaya dan Keselamatan

63
×

InJourney Airports Perkuat Pokdarwis Sumbar dengan Pelayanan Berbasis Budaya dan Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

SUMBARBISNIS – PT Angkasa Pura Indonesia memperkuat kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sumatera Barat. Perusahaan menggelar Minangkabau Experience Service Bootcamp dan Pelatihan Search and Rescue (SAR).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel ZHM Premiere Padang, Selasa (1/9). Program ini mengusung tema “Empowering Service Excellence through Minangkabau Culture with Safety First”.

Melalui program tersebut, InJourney Airports mendorong peningkatan kualitas pelayanan wisata. Selain itu, perusahaan memperkuat kesadaran keselamatan pada berbagai destinasi Sumatera Barat.

Pokdarwis menjadi sasaran utama karena kelompok tersebut berinteraksi langsung dengan wisatawan. Mereka juga berperan penting dalam mengembangkan potensi destinasi daerah.

Bekali Pokdarwis dengan Kemampuan Hospitality, Service Excellence, Budaya Minangkabau, serta Kesiapsiagaan SAR.

Karena itu, InJourney Airports membekali peserta dengan pemahaman tentang pelayanan prima. Materi tersebut mencakup hospitality, budaya lokal, kesadaran keselamatan, serta respons keadaan darurat.

Program bootcamp menekankan pelayanan yang ramah, profesional, autentik, dan berorientasi wisatawan. Peserta juga mempelajari cara menghadirkan pengalaman berkarakter Minangkabau.

Nilai budaya lokal dapat memperkuat identitas destinasi Sumatera Barat. Di sisi lain, pelayanan berkualitas mampu membangun kesan positif bagi wisatawan.

“Pengalaman wisatawan tidak hanya terbentuk melalui destinasi yang indah. Cara masyarakat menerima dan melayani juga menentukan pengalaman tersebut,” ujar Feni Lindriany.

Feni menjabat Branch Comm & CSR Department Head. Ia mewakili General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau.

Menurut Feni, Pokdarwis memiliki posisi strategis dalam ekosistem pariwisata. Mereka berhadapan langsung dengan pengunjung serta masyarakat sekitar destinasi.

Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas Pokdarwis dapat mendorong standar pelayanan lebih baik. Upaya tersebut juga dapat memperkuat karakter wisata berbasis kearifan lokal.

“Semangat basamo menjadi penting dalam membangun pariwisata Sumatera Barat,” kata Feni.

Menurutnya, bandara menjadi salah satu pintu masuk wisatawan menuju Sumatera Barat. Namun, perjalanan pengalaman wisatawan berlanjut ketika mereka mengunjungi berbagai destinasi.

Karena itu, seluruh pihak perlu menjaga konsistensi pelayanan sepanjang perjalanan wisata. Kolaborasi tersebut mencakup kedatangan wisatawan hingga aktivitas mereka di destinasi.

Selain hospitality, InJourney Airports memberikan materi Search and Rescue kepada peserta. Pelatihan tersebut memperkenalkan dasar pencarian serta pertolongan dalam situasi darurat.

Peserta juga mengikuti praktik dasar sebagai bagian dari pembelajaran SAR. Dengan demikian, mereka memperoleh pemahaman awal mengenai respons menghadapi kondisi kedaruratan.

Materi keselamatan menjadi penting karena karakter destinasi Sumatera Barat cukup beragam. Sejumlah lokasi juga menghadirkan aktivitas wisata dengan potensi risiko tertentu.

Melalui kegiatan tersebut, InJourney Airports menggabungkan budaya, pelayanan, dan keselamatan. Langkah ini sekaligus mendukung penguatan ekosistem pariwisata Sumatera Barat.

Program tersebut menempatkan Pokdarwis sebagai bagian penting dalam menciptakan pengalaman wisata berkualitas. Pada akhirnya, wisatawan dapat menikmati destinasi dengan pelayanan berkarakter serta perhatian terhadap keselamatan.