Bursa Saham

IHSG Melesat 1,21% ke 6.192, Simak Saham Pilihan Investor Asing Hari Ini

24
×

IHSG Melesat 1,21% ke 6.192, Simak Saham Pilihan Investor Asing Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di layar monitor bursa efek
IHSG ditutup menguat 1,21% ke level 6.192 pada perdagangan Selasa (6/10/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan sebesar 1,21% atau 74,06 poin pada penutupan perdagangan Selasa (6/10/2026). Indeks berakhir di level 6.192,92, melanjutkan tren kenaikan yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, IHSG menunjukkan performa yang solid di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level terendah di 6.120 sebelum mencapai posisi tertinggi harian di level 6.216.

Aktivitas perdagangan hari ini tercatat cukup ramai dengan total volume transaksi mencapai 48,22 miliar saham. Nilai transaksi keseluruhan di bursa domestik menyentuh angka Rp 12,35 triliun.

Sentimen positif di pasar saham terlihat dari dominasi saham yang mengalami kenaikan harga. Tercatat sebanyak 489 saham ditutup menguat, sementara 183 saham melemah dan 120 saham lainnya berada dalam posisi stagnan.

Meskipun indeks secara keseluruhan berada dalam tren positif, investor asing justru melakukan aksi jual bersih atau net sell di seluruh pasar. Nilai penjualan bersih oleh investor asing mencapai Rp 629,87 miliar.

Kendati terjadi tekanan jual dari investor asing secara akumulatif, sejumlah saham tertentu tetap menjadi target koleksi pelaku pasar global. Beberapa emiten sektor energi dan perbankan mencatatkan nilai beli bersih atau net buy yang cukup besar.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin daftar saham dengan net buy asing terbesar, yakni mencapai Rp 58,91 miliar. Posisi tersebut disusul oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai beli bersih sebesar Rp 45,8 miliar.

Emiten berbasis komoditas juga menarik minat investor asing di tengah dinamika pasar hari ini. PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan net buy sebesar Rp 38,24 miliar, diikuti oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 35,76 miliar.

Selanjutnya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan net buy sebesar Rp 26,91 miliar. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyusul dengan nilai Rp 20,85 miliar.

Saham lain yang juga masuk dalam daftar sepuluh besar net buy asing adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp 14,34 miliar. Selain itu, terdapat PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan nilai Rp 11,27 miliar.

Daftar tersebut dilengkapi oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang mencatatkan net buy Rp 10,37 miliar. Terakhir, PT Indika Energy Tbk (INDY) melengkapi daftar dengan nilai beli bersih sebesar Rp 4,35 miliar.

Kenaikan IHSG ini sejalan dengan dinamika pasar regional di Asia Pasifik, meskipun pada sesi berikutnya pasar sempat menghadapi tantangan fluktuasi. Analis pasar modal kini menyoroti level teknikal penting yang akan menentukan arah IHSG pada perdagangan Rabu (7/10).

Pelaku pasar diharapkan tetap mencermati pergerakan saham-saham yang menjadi minat investor asing. Strategi investasi yang disiplin tetap diperlukan untuk menghadapi volatilitas pasar yang mungkin terjadi di sesi perdagangan mendatang.