Bursa Saham

Asing Lepas Saham Rp 482 Miliar, Cek Daftar Jual Terbanyak Hari Ini

44
×

Asing Lepas Saham Rp 482 Miliar, Cek Daftar Jual Terbanyak Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor bursa efek
IHSG melemah tipis 0,05% di tengah aksi jual bersih investor asing senilai Rp482,24 miliar.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (28/8/2026), dengan pelemahan tipis sebesar 0,05% atau 3,62 poin ke level 6.518,12. Tekanan jual dari investor asing menjadi salah satu faktor utama yang membayangi pergerakan pasar domestik sepanjang hari ini.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 482,24 miliar di seluruh pasar. Aksi lepas saham oleh investor asing ini turut menekan sentimen pelaku pasar domestik di tengah fluktuasi indeks.

Selama sesi perdagangan hari ini, IHSG bergerak di rentang harga 6.495 hingga 6.566. Pergerakan pasar cenderung tertekan dengan jumlah saham yang melemah mendominasi dibandingkan saham yang mencatatkan penguatan.

Tercatat sebanyak 328 saham ditutup di zona merah, sementara 276 saham berhasil menguat. Adapun 188 saham lainnya berakhir stagnan atau tidak mengalami perubahan harga dari penutupan sebelumnya.

Aktivitas perdagangan di bursa domestik terpantau cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 35,30 miliar saham. Total nilai transaksi yang dibukukan sepanjang hari mencapai Rp 15,14 triliun.

Investor asing terpantau melepas sejumlah saham berkapitalisasi besar dan saham sektor komoditas. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai net sell mencapai Rp 166,51 miliar.

Di urutan kedua, investor asing melakukan aksi jual bersih pada PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp 76,51 miliar. Saham PT Indosat Tbk (ISAT) menyusul dengan nilai net sell sebesar Rp 67,42 miliar.

Selanjutnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan nilai jual bersih asing sebesar Rp 61,88 miliar. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga masuk dalam daftar dengan nilai net sell Rp 54,2 miliar.

Saham PT Astra International Tbk (ASII) turut dilepas asing dengan nilai Rp 51,37 miliar. Selain itu, saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mengalami net sell sebesar Rp 40,58 miliar.

Sentimen negatif juga menekan saham sektor pertambangan logam. PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan net sell asing sebesar Rp 30,02 miliar.

Posisi kesembilan ditempati oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan nilai jual bersih asing mencapai Rp 28,26 miliar. Terakhir, PT United Tractors Tbk (UNTR) melengkapi daftar dengan nilai net sell sebesar Rp 23,33 miliar.

Tren net sell asing ini memperpanjang catatan tekanan jual yang sempat terjadi pada beberapa sesi perdagangan sebelumnya di bulan Agustus 2026. Para investor kini tengah mencermati dinamika pasar global serta kebijakan domestik yang dapat mempengaruhi arus modal masuk ke Indonesia.